Mataelang24com,KANDANGAN – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan apel pagi pegawai dan peserta magang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kandangan, Senin (14/9/2026). Di tengah pelaksanaan apel, seluruh peserta mengheningkan cipta dan memanjatkan doa bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang gugur di Kabupaten Jayawijaya.
Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan jajaran Rutan Kandangan terhadap dedikasi dan pengabdian para ASN yang telah menjalankan tugas negara hingga akhir hayat.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengajak seluruh pegawai dan peserta magang untuk sejenak menundukkan kepala, mengenang sekaligus mendoakan para ASN yang telah gugur.
Dalam suasana penuh keheningan, seluruh peserta mengikuti prosesi tersebut dengan sikap hormat dan penuh penghargaan.
Dalam amanatnya, David menyampaikan bahwa mengheningkan cipta dan doa bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian para ASN yang telah memberikan dedikasi terbaik bagi negara.
“Kita memberikan penghormatan dan mendoakan rekan-rekan ASN yang telah gugur di Jayawijaya. Semoga pengabdian dan jasa mereka mendapat tempat terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat pengabdian para ASN yang telah gugur patut menjadi teladan bagi seluruh aparatur negara. Dedikasi, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan amanah merupakan nilai yang harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas.
Apel pagi tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi bagi jajaran Rutan Kandangan dan peserta magang untuk kembali memaknai arti pengabdian sebagai bagian dari aparatur negara.
Dari sebuah keheningan, tersimpan pesan yang mendalam: pengabdian tidak hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang ketulusan memberikan yang terbaik bagi negara dan masyarakat.
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#guardandguide
#infoimipas
#kanwilditjenpaskalsel
#rutankandangan












