UNRAS 9 RW , Rukun Nelayan Dan FPB Berdemo Di Kantor DPRD Kota Cirebon

 

Cirebon kota mataelang24.com
Ketua Forum RW Zaki Mubarak dalam hal mediasi Minta dilibatkan di dalam ini hanya ada satu RW kelurahan panjunan itu ada 10 RW ya kenapa kami tidak dilibatkan ini untuk yang ketiga kalinya menurut Zaki pertama di kecamatan, kedua di Polsek KPC pelabuhan, kita juga tidak dilibatkan dan sekarang kami pada hari Kamis sudah membuat surat agar kami minta dilibatkan resmi diterima

kemarin hari kamis kita juga menulis surat ke polres, lingkungan hidup, waktu hari kamis kita ke sini menghadap pejabat diterima di ruangannya di atas pak dewan Saya dapat info katanya DPRD akan menggelar rapat belum ada undangan di saat hari Kamis itu lah Saya dengar katanya 9 RW dan rukun nelayan dan FPB tidak akan dilibatkan dalam mediasi Pak Zaki kita tidak akan mengundang sembilan RW dan rukun nelayan Apa alasannya Pak dewan takut terjadi gesekan , kata pak zaki yang enggak mungkin lah terjadi gesekan kemarin aja di 01di pelabuhan ruang terbuka tidak terjadi gesekan apalagi di dalam gedung
jadi bila mana terjadi gesekan comot aja kan banyak aparat kepolisian banyak begini alasannya tidak masuk akal
kenapa kita dilewati kenapa dia hanya memihak satu RW tapi Dia hanya memihak itu sudah jelas-jelas makanya pada protes semua dari kemarin dia minta tutup di dalam pelabuhan itu ada stok lain namanya PTP punya Pelindo

kenapa dibiarkan aja kalau tutup itu tutup dua-duanya itu enggak mau ini ada persaingan bisnis PT tjs itu sudah sangat peduli kepada warga sekitar ya termasuk untuk 01 ya pernah menerima juga kalau dari bongkar muat 01 terbesar dapatnya 30% setiap bulan RW 01 bisa menerima 20 25 juta setiap bulan kalau RW 7 separuh nya saya RW 5 hanya 5,5% jauh kita sudah ngalah enggak apa-apa tapi kenapa ini tidak dapat musyawarah di dalam namanya juga musyawarah kontra dikumpulkan sesuai aturan DPR sering di depan di dalam gedung tapi kalau sudah 2/3 menyetujui ya sudah yang kontra sepertiga yang mau tidak mau ngikutin kan harusnya gitu

Pengunjuk rasa sekitar 300 masa kita perwakilan aja masing-masing 20 sampai 25
sekarang di dewan kita tidak diundang dan kita sudah menunjukkan surat dari Kamis ke semua instansi kita mohon dilibatkan tapi tetap diabaikan harusnya kami undang tanggal 8 kemarin, tapi dimohon sama pihak Pelindo jangan yang penting tujuan pokoknya

berapa kali kita dihimbau oleh Pak Kapolsek sama lemah wungkuk ,Bapak Polsek pelabuhan dari polres ,dan intelkamnya, makanya hari ini turun lagi ini puncaknya ini karena di gedung dewan Saya khawatir di sini mengambil keputusan lagi seperti di kecamatan dan Polsek berarti keputusanya sepihak tidak adil itu sangat tidak adil tidak saya sebagai koordinator forum RW juga sebagai ketua RW 05 kenduruan

Ditempat terpisah
Kordinator lapangan
Pak Muhammad Nur Dedi dari ketua rw dari ketua RW 07 pesisir tengah
saya nggak mau ada pilih kasih karena kalau memang ini semua masih ini bukan buat pribadi buat Masyarakat semua RW mendapatkan semua
kompensasi tersebut bukan untuk individu saja akan tetapi untuk kemajuan kampung

Menurut Muhammad nur Dedi selaku korlap
batu bara tidak bahaya, karena penyakit paru paru itu bukan dari batubara,itu penyakit bakteri ,paru-paru bisa jadi dari keturunan kami 10 RW ini berharap bisa adil bukan buat pribadi buat masyarakat , kami masyarakat panjunan menyampaikan aspirasi undang-undang dasar tahun 1945 pasal 28 warga negara punya hak untuk berserikat mengeluarkan pendapat tutur nur Dedi selaku korlap

 

Juhana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *