Kemiri, 3 Mei 2025 — MataElang24.com, Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-91 Gerakan Pemuda Ansor, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Kemiri menyelenggarakan acara tahlilan dan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas eksistensi organisasi yang telah berdiri hampir satu abad. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan pada Sabtu malam (3/5), dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Acara dipusatkan di Majlis Ta’lim Pondok Pesantren Jawahirul Ulum, dan dihadiri oleh jajaran pengurus GP Ansor PAC Kecamatan Kemiri, tokoh-tokoh NU, para santri, serta jama’ah setempat. Bertindak sebagai master of ceremony adalah Awaludin, pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Kemiri. Sementara itu, tahlilan dipimpin langsung oleh Ustadz Erpan Suntari, S.Pd.I., yang juga merupakan salah satu penasehat GP Ansor dan pimpinan Ponpes Jawahirul Ulum.
Dalam sambutannya, Ketua GP Ansor PAC Kecamatan Kemiri, H. Asep Irama, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang turut hadir dan mendukung acara ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para penasehat, jajaran MWCNU, sahabat Banser, pengurus PAC, serta seluruh santri dan jamaah. Harlah ini bukan sekadar perayaan, tapi juga refleksi atas peran GP Ansor dalam merawat nilai-nilai Islam, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujar H. Asep Irama.
Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, Ustadz Ahmad Mujib, menambahkan bahwa penting bagi setiap anggota untuk memahami esensi perjuangan dalam organisasi.
“Dalam berorganisasi, kita harus menjiwai visi dan misi yang ada. Walaupun belum semua anggota merespons dengan cepat, kita harus mulai dari diri kita sendiri. Kesadaran individu ini yang akan memperkuat organisasi secara keseluruhan,” jelasnya.
Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Kemiri, Gus Khosyi’in, SH., S.Pd.I., turut memberikan pesan penting dalam sambutannya.
“Kita dalam ber-NU harus menjunjung tinggi tiga pilar utama: keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Ketiganya harus terwujud dalam perilaku sehari-hari, bukan hanya dalam wacana,” tegasnya.
Sementara itu, Drs. Ustadz Adung Abdul Haris memberikan pandangan strategis terkait sinergi antarlembaga di lingkungan NU.
“MWCNU berperan sebagai pemikir, sementara GP Ansor adalah pelaksana. Maka diperlukan gerakan kolaboratif yang harmonis agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh umat dan masyarakat luas,” ujarnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris GP Ansor PAC Kecamatan Kemiri Sofwan, Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Ustadz Khadapi, Komandan Satkoryon Banser Kecamatan Kemiri Kamsari, serta para santri dan jamaah Ponpes Jawahirul Ulum.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Khadapi, dilanjutkan dengan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Perayaan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat perjuangan GP Ansor sebagai benteng akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah dan pilar kebangsaan di tengah tantangan zaman.
(AM-02)












