Banten — MataElang24.com, Perdebatan seputar jumlah rakaat salat Tarawih kembali menemukan pijakan ilmiahnya. Melalui karya terbaru berjudul “Tinta Emas al-Bukhari: Kesaksian Sang Maestro Hadits untuk Tarawih 20 Rakaat”, KH. Alawi Nurul Alam al-Bantani menghadirkan kajian mendalam berbasis sanad dan literatur klasik Ahlussunnah wal Jama’ah.
Dalam buku tersebut ditegaskan bahwa Imam al-Bukhari—ulama hadits paling otoritatif dalam Islam—memiliki kesaksian kuat atas keabsahan Tarawih 20 rakaat, yang diriwayatkan melalui tiga jalur periwayatan dari karya-karya beliau selain Shahih al-Bukhari. Lebih dari itu, seluruh guru Imam al-Bukhari juga diketahui mengamalkan Tarawih 20 rakaat dengan sanad muttashil hingga Rasulullah ﷺ.
Buku ini secara ilmiah menguliti klaim Tarawih 11 rakaat versi 4-4-3 yang sering dinisbatkan sebagai praktik Nabi ﷺ. Dengan pendekatan rijalul hadits, kritik sanad, dan fakta sejarah, penulis menyajikan bantahan yang tajam namun tetap beradab, sebagaimana tradisi keilmuan para ulama Aswaja.
Disusun dalam 20 bab, buku ini bukan sekadar opini, melainkan hasil riset serius yang mengajak umat kembali memahami Tarawih sebagai amalan jam’iy yang diwariskan para ulama salaf, bukan sekadar preferensi personal.
Menariknya, buku ini disebut sebagai buku musiman dengan stok terbatas, menjadikannya salah satu karya langka yang patut dimiliki oleh para kiai, ustaz, santri, akademisi, hingga jamaah yang ingin memahami Tarawih secara utuh dan berlandaskan dalil kuat.
Jangan sampai kehabisan! Ini benar-benar buku langka dan bernilai ilmiah tinggi.
Harga: Rp100.000
Sudah termasuk ongkir untuk wilayah Jawa
Pemesanan & Bedah Buku:
0812-6143-8585
Bagi umat Islam yang ingin beribadah dengan tenang, yakin, dan berlandaskan tradisi ulama mu’tabar, Tinta Emas al-Bukhari hadir sebagai rujukan penting yang mencerahkan, menyejukkan, dan menguatkan amaliyah Ahlussunnah wal Jama’ah.
(AM-02)












