PWNU Banten Gelar Pengajian Bulanan, KH. Hafiz Gunawan: Perkuat Tradisi Keilmuan dan Khidmat untuk Umat

BANTENMataElang24.com, Nahdlatul Ulama melalui PWNU Banten kembali menggelar kegiatan Pengajian Bulanan sebagai bagian dari upaya memperkuat tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 09 Mei 2026 pukul 13.00–16.00 WIB di Aula Lantai 2 PWNU Banten.

 

Ketua Tanfidziah PWNU Banten, KH. Hafiz Gunawan menegaskan bahwa pengajian rutin ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang penguatan sanad keilmuan, akhlak, serta ukhuwah antarulama dan masyarakat Nahdliyin di Provinsi Banten.

 

“Pengajian bulanan ini menjadi wadah untuk menjaga tradisi ilmu para ulama salaf sekaligus memperkuat semangat khidmat kepada umat. Di tengah perkembangan zaman, masyarakat membutuhkan bimbingan ilmu yang bersumber dari kitab-kitab mu’tabarah agar tetap istiqamah dalam manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah,” ujar KH. Hafiz Gunawan.

 

Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mengkaji dua kitab penting, yakni kitab Syarah Tijan Durori dan Tanwirul Qulub, yang dikenal luas sebagai rujukan dalam penguatan aqidah, tasawuf, serta pembinaan spiritual umat.

 

Pengajian akan menghadirkan para masyayikh dan ulama terkemuka, di antaranya KH. Ahmad Rafiuddin bin Abuya Mufasir dan KH. Baden Hasan. Kehadiran para ulama tersebut diharapkan mampu memberikan pencerahan keilmuan sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap tradisi pengajian kitab kuning.

 

KH. Hafiz Gunawan juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, santri, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk turut hadir serta meramaikan majelis ilmu tersebut.

 

“Majelis ilmu adalah taman surga di dunia. Semoga kegiatan ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, menambah keberkahan, dan memperkuat perjuangan NU dalam melayani umat,” tambahnya.

 

Kegiatan ini mengusung semangat “NU Berkhidmat Bersama Umat, Berpadu Menuju Banten Maju”, sebagai komitmen PWNU Banten dalam menghadirkan dakwah yang sejuk, moderat, dan penuh nilai kebangsaan.

 

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *