Ketua Umum JWI S. Ramdhan Djamil Tutup Usia, Pimred MataElang24.com Ustadz Ahmad Mujib: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers Berdedikasi

TANGERANG | MataElang24.com – Kabar duka datang dari keluarga besar Jajaran Wartawan Indonesia (JWI). Ketua Umum JWI, S. Ramdhan Djamil, SH, telah berpulang ke rahmatullah pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi dunia jurnalistik Indonesia. Sosok S. Ramdhan Djamil dikenal sebagai pemimpin yang berdedikasi tinggi, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam membangun organisasi dan menjaga marwah profesi wartawan di Indonesia.

Atas wafatnya Ketua Umum JWI tersebut, Pemimpin Redaksi MataElang24.com, Ustadz Ahmad Mujib, menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Menurutnya, dunia pers nasional telah kehilangan seorang tokoh yang selama hidupnya mengabdikan diri untuk kemajuan organisasi kewartawanan dan peningkatan kualitas insan pers.

«”Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi, keluarga besar MataElang24.com, serta seluruh insan pers yang mengenal beliau, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak S. Ramdhan Djamil, SH. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Ustadz Ahmad Mujib, Sabtu (11/7/2026).»

Menurut Ahmad Mujib, almarhum bukan hanya seorang Ketua Umum JWI, tetapi juga sosok pembimbing, sahabat, dan inspirasi bagi banyak wartawan di berbagai daerah.

“Beliau adalah figur yang sederhana, bersahaja, namun memiliki semangat luar biasa dalam memperjuangkan profesionalisme, independensi, dan kehormatan profesi wartawan. Keteladanan beliau akan selalu menjadi inspirasi bagi kami untuk terus menjaga integritas dan menjalankan tugas jurnalistik dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jasa dan pengabdian almarhum akan selalu dikenang oleh keluarga besar JWI maupun insan pers Indonesia.

“Perjuangan beliau tidak akan berhenti hanya karena beliau telah berpulang. Nilai-nilai pengabdian, kejujuran, loyalitas terhadap organisasi, serta semangat membangun pers yang profesional harus terus kita lanjutkan sebagai bentuk penghormatan kepada beliau,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Ahmad Mujib mengajak seluruh wartawan, sahabat, dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.

«”Mari kita hadiahkan doa terbaik untuk beliau. اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikannya, mengangkat derajatnya di sisi-Nya, memberikan husnul khatimah, serta menganugerahkan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.»

Di akhir penyampaiannya, Ustadz Ahmad Mujib menegaskan bahwa kepergian S. Ramdhan Djamil merupakan kehilangan besar bagi dunia pers Indonesia. Namun demikian, semangat perjuangan dan pengabdian almarhum diharapkan terus hidup dalam diri setiap insan pers yang berkomitmen menjaga kebenaran, independensi, dan profesionalisme.

“Selamat jalan, Bapak S. Ramdhan Djamil, SH. Terima kasih atas seluruh dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk Jajaran Wartawan Indonesia dan dunia pers nasional. Insya Allah, jasa dan keteladananmu akan terus dikenang sepanjang masa.”Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, dan menempatkannya di surga-Nya. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *