Kemiri Tangerang — MataElang24.com, Pemandangan tak lazim terlihat di salah satu kamar mandi aula Kantor Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Sebuah pipa air di dinding memancarkan air deras seperti air terjun mini — bukan karena desain artistik, melainkan akibat kerusakan yang tampak dibiarkan begitu saja.
Air mengucur deras tanpa kendali dari dinding yang telah menghitam karena rembesan lama, menimbulkan kesan kumuh dan tidak terurus. Kondisi ini bukan hanya menghamburkan air, tetapi juga mencerminkan lemahnya perhatian terhadap fasilitas dasar di kantor pemerintahan yang seharusnya menjadi contoh kebersihan dan kerapian bagi masyarakat.
“diduga Setiap hari keran air terus terlepas dan mengalir begitu saja, seolah tidak ada yang peduli. Padahal ini di kantor kecamatan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui wartawan MataElang24.com, Sabtu, (18/10/25).
Ironisnya, di tengah gencarnya kampanye hemat air dan pelayanan publik yang bersih, kondisi kamar mandi aula kantor kecamatan justru memperlihatkan sebaliknya. Pertanyaannya, apakah pemerintah setempat benar-benar tidak sanggup memperbaiki pipa bocor yang sudah seperti air terjun itu?
Kebocoran semacam ini sebenarnya dapat diperbaiki dengan biaya yang relatif kecil. Namun jika terus dibiarkan, bukan hanya memperburuk citra kantor pemerintahan, tetapi juga mengindikasikan adanya kelalaian dalam pengawasan aset dan pemeliharaan fasilitas publik.
Masyarakat berharap, pihak Kecamatan Kemiri dan Pemerintah Kabupaten Tangerang segera turun tangan memperbaiki kerusakan sederhana ini. Karena dari hal kecil seperti inilah, kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah dibangun — atau justru runtuh.
Reporter: Tim Redaksi MataElang24.com
(AM-02)
#KecamatanKemiri #Tangerang #FasilitasPublik #MataElang24 #AirTerjunKantor












