Jakarta — MataElang24.com, Ketua Umum Cak OFi dari Barisan Ksatria Nusantara mengusulkan penyematan julukan “Serambi Madinah” bagi Madura sebagai bentuk penghargaan terhadap identitas religius dan tradisi keislaman masyarakat setempat. Usulan tersebut disampaikannya sebagai refleksi atas istilah yang selama ini melekat pada Aceh yang dikenal dengan sebutan “Serambi Mekah.”
Menurutnya, istilah semacam itu sebaiknya dipahami sebagai simbol kultural, bukan bahan perdebatan yang memicu perbandingan antar daerah. Ia menilai setiap wilayah di Indonesia memiliki kekhasan sejarah dan kontribusi masing-masing dalam membangun peradaban bangsa, termasuk dalam penyebaran nilai-nilai keagamaan.
“Kalau Aceh dikenal sebagai Serambi Mekah karena sejarah dan tradisi Islamnya yang kuat, maka tidak berlebihan jika Madura juga diapresiasi sebagai Serambi Madinah. Ini bukan kompetisi, melainkan penghormatan terhadap identitas lokal yang memperkaya khazanah nasional,” ujarnya.
Cak OFi menambahkan, penamaan simbolik seperti itu dapat memperkuat kebanggaan daerah sekaligus mempererat persatuan nasional. Ia menekankan bahwa keberagaman julukan budaya justru menunjukkan kekayaan identitas bangsa Indonesia yang terbentang dari Sabang hingga Merauke.
Lebih jauh, ia berharap masyarakat memandang wacana tersebut secara positif dan proporsional. “Semangatnya bukan membedakan, tetapi merangkul. Identitas lokal harus menjadi jembatan persaudaraan, bukan sekat perpecahan,” tegasnya.
Pengamat sosial menilai gagasan itu mencerminkan upaya mengangkat nilai kearifan lokal sekaligus mengingatkan bahwa simbol budaya memiliki kekuatan besar dalam membangun rasa kebersamaan jika dimaknai secara inklusif.
(AM-02)












