Doa dan usahamu bukanlah sebab nikmat yang Allah berikan kepadamu dan bukan pula sebab nasib orang lain berubah lebih baik

Citangkil CilegonMataElang24.com, Doa dan usahamu bukanlah sebab nikmat yang Allah berikan kepadamu dan bukan pula sebab nasib orang lain berubah lebih baik, karena hakikat sesungguhnya Allah tidak bergantung kepada siapapun dlm mengatur kekuasaanNya. Bahkan perwujudan doa dan Ikhtiyarmu hari ini adalah sesuatu yg telah Allah tetapkan 50 ribu tahun sebelum langit dan bumi diciptakan.

 

كيف يكون طلبك اللاحق سببا في عطائه السابق

 

Bagaimana mungkin permintaan (doa dan ikhtiyar) yang datang belakangan (hari ini) dapat menjadi sebab pemberian Allah yang telah diputuskan terlebih dahulu.?

 

 

لا يكن طلبك تسبباً إلى العطاء منه فيقل فهمك عنه .وليكن طلبك لإظهار العبودية وقياماً بحقوق الربوبية

 

“Jangan maknai do’amu sebagai sebab atas pemberian Allah yang itu menunjukkan kurangnya pengertianmu terhadap keagungan-Nya. Hendaklah menyadari bahwa do’amu adalah pernyataan (kewajiban) kehambaan dan pemenuhan atas hak-hak ketuhanan”.

 

Karenanya, manusia tak pantas mengklaim bahwa keberhasilannya karena do’a dan kerja keras usahanya, karena kerja kerasnya pun jika Allah tidak menggerakkan dan menghendaki terwujud maka usaha itupun tak akan pernah terwujud apalagi hasilnya.

 

Nikmat yg telah Allah berikan kepada mahlukNya bukanlah sebab doa dan ikhtiyar mahluk tapi karena kasih sayang Allah yang telah Allah tetapkan jauh sebelum mahluk diciptakan dengan masing-masing kadar nikmatNya. Doa dan ikhtiyar yg engkau kerjakan adalah tanda takdirmu sedang berjalan bagimu..

 

@Alwiyan Rakjat Biasa

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *