Mataelang24com,SIDIKALANG – Tak memberi ruang bagi barang terlarang masuk dan bersemayam di balik tembok hunian, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang kembali memperketat pengawasan.
Razia insidentil gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) digelar pada Selasa malam (15/9/2026) sebagai langkah nyata memperkuat keamanan sekaligus mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mencegah peredaran narkoba serta barang terlarang di lingkungan Lapas/Rutan.
Kegiatan diawali apel persiapan pada pukul 20.00 WIB yang dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring. Sebanyak 33 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Petugas menyasar sejumlah kamar di Blok SM Raja, yakni kamar 4, 6, dan 8, serta Blok Imam Bonjol, meliputi kamar 21, 22, dan 23.
Penggeledahan dilakukan secara intensif dan menyeluruh. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, di antaranya pisau rakitan, tongkat kayu, serta sejumlah barang bekas yang berpotensi membahayakan.
Seluruh barang temuan kemudian diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan oleh petugas di tempat.
Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa pengawasan keamanan di Rutan Sidikalang tidak dilakukan secara seremonial. Pemeriksaan insidentil menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mempersempit ruang bagi keberadaan barang-barang terlarang di dalam hunian.
Kepala Rutan Sidikalang, Loviga Ferdinanta Sembiring, menegaskan bahwa razia gabungan merupakan wujud sinergi antara jajaran Rutan dengan APH dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Menurutnya, kolaborasi lintas aparat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta terbebas dari barang-barang terlarang.
Razia insidentil gabungan tersebut berlangsung aman, lancar, dan tertib. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Rutan Kelas IIB Sidikalang dalam menjalankan tugas pemasyarakatan secara PRIMA: Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.Bagi Rutan Sidikalang, tembok pengamanan bukan sekadar batas fisik. Di baliknya ada tanggung jawab untuk memastikan proses pembinaan berjalan dalam lingkungan yang aman, tertib, dan terkendali.
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatanpastiberdampak
#guardandguide












