Indonesia Harus Bebas dari Diskriminasi, Menurut Kiyai Alwiyan Rakjat Biasa

SerangMataElang24.com, 15 Maret 2025, Dalam sebuah pernyataan yang terus membangkitkan semangat persamaan di Indonesia, Kiyai Alwiyan Rakjat Biasa menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara demokratis yang berdasarkan hukum dan moral harus bebas dari segala bentuk feodalisme dan diskriminasi. Ia menegaskan, “Tidak boleh ada seseorang yang merasa status sosialnya lebih tinggi dan mulia hingga memandang rendah yang lainnya. Semua sama dihadapan hukum dan kehidupan sosial tanpa diskriminasi.”

 

Berikut tulisan utuh Kiyai Alwiyan Qasid Sam’un atau yang biasa menyebut dirinya Alwiyan Rakjat Biasa;

 

“Indonesia negara demokratis yang berdasarkan hukum dan moral harus bebas dari feodalisme dan diskriminasi bentuk apapun. Tidak boleh ada seseorang yang merasa status sosialnya lebih tinggi dan mulia hingga memandang rendah yang lainnya. Semua sama dihadapan hukum dan kehidupan sosial tanpa diskriminasi. Yang memuliakan diri seseorang dihadapan masyarakat adalah ahlaknya yg mulia dan karyanya yg membawa kemaslahatan dan kemanfaatan bagi ummat manusia, bangsa dan negara. Tidak penting apa latar belakang leluhurnya, pekerjaannya, sukunya, bahasanya, agamanya dan rasnya.”

 

@Alwiyan Rakjat Biasa

 

“Jangan merasa sebagai penganut agama Islam yang mayoritas lalu seenaknya berbuat diskriminatif dan sewenang-wenang kepada yang lainnya. dalam ruang sosial, Islam tidak mengajarkan diskriminasi atas dasar apapun tapi Islam jelas memerintahkan penganutnya agar saling hormat menghormati, saling berbuat baik dan adil kepada siapapun, kapanpun dan dimanapun. Adil itu lebih dekat dengan taqwa, jihad fisabilillah karena teraniaya itu dekat dengan mati syahid”

 

@Alwiyan Rakjat Biasa (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *