Mataelang24com,SIBORONGBORONG – Upaya mewujudkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong. Salah satunya melalui pengembangan sektor pertanian dalam program Ketahanan Pangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (Ketapang SAE).
Kepala Lapas Kelas IIB Siborongborong turun langsung meninjau kebun jagung yang dikelola di area SAE. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman, sistem pengairan hingga proses perawatan berjalan secara optimal.
Dalam kegiatan tersebut, Kalapas didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) serta jajaran pegawai.
Tak sekadar mengembangkan lahan produktif, budidaya jagung juga menjadi bagian penting dari program pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Mereka dilibatkan secara langsung dalam kegiatan pertanian sehingga memperoleh pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal keterampilan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Saat meninjau kondisi kebun, Kalapas mengingatkan jajaran agar proses perawatan tanaman dilakukan secara rutin, terukur dan berkelanjutan.
Pengawasan terhadap kondisi tanaman juga perlu ditingkatkan, terutama dalam mengantisipasi perubahan cuaca maupun potensi serangan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan jagung.
“Lahan produktif harus terus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga memberikan keterampilan nyata bagi warga binaan,” demikian penekanan dalam kegiatan peninjauan tersebut.
Lapas Kelas IIB Siborongborong berkomitmen untuk terus mengoptimalkan lahan produktif di area SAE. Program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga memperkuat pembinaan kemandirian serta membangun budaya kerja yang positif bagi warga binaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan rencana pengembangan sektor pertanian lainnya di area SAE sebagai bagian dari upaya memperluas program ketahanan pangan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang semakin produktif, edukatif, dan berdaya guna.












