KEKOMPAKAN MAJELIS ULAMA NUSANTARA (MUN) TERUS BERTUMBUH PASCA MUNAS KE-1 DI JAKARTA

JakartaMataElang24.com, Pasca Musyawarah Nasional (Munas) pertama yang sukses digelar oleh Majelis Ulama Nusantara (MUN) di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, keutuhan dan kekompakan dalam organisasi ini semakin terlihat jelas. Dalam Munas yang berlangsung pada Jumat (28/2), berbagai keputusan penting telah diambil, termasuk penetapan kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) MUN yang baru, dan komitmen bersama untuk memperkuat peran ulama dalam menjaga NKRI dan agama.(03/03/25)

 

Ketua Umum MUN, KH. Ibnu Mulkan, mengungkapkan, “Ulama bukan hanya urusan langit, tetapi juga harus membumi. Peran ulama tidak hanya dalam urusan akhirat, namun juga untuk mendampingi umat dalam kehidupan duniawi agar terhindar dari kesulitan dan kebingungannya.”

 

Pernyataan ini menunjukkan visi MUN yang tidak hanya memperhatikan dimensi spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi umat Islam di Indonesia. KH. Ibnu Mulkan menekankan bahwa ulama harus aktif memberikan solusi bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

 

Sekretaris Jenderal MUN, KH. Alwiyan Qosid Syam’un, juga menyampaikan pandangannya dengan mengutip sebuah hikmah yang menginspirasi: “Dunia ini terang karena kita melihat dengan terangnya hati kita, sedangkan dunia ini gelap karena kita melihat dengan gelapnya hati kita. Maka kita patut melihat diri kita dulu, baru berprasangka.” Dengan kalimat tersebut, KH. Alwiyan mengajak umat untuk lebih introspektif dan berbuat baik, agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan bangsa.

 

Bendahara Umum MUN, KH. Gus Muhammad Rofii Mukhlis, menegaskan pentingnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), agama, dan menebarkan kebaikan. “Jaga NKRI, jaga agama, dan tebarkan kebaikan,” ujarnya. Gus Rofi’i menekankan bahwa MUN akan terus berkomitmen untuk menyebarkan pesan perdamaian, kebersamaan, dan kebaikan yang berlandaskan pada nilai-nilai agama dan kebangsaan.

 

Dalam suasana yang penuh semangat, beberapa anggota MUN turut memberikan pesan positif. Sandy Tumiwa, salah satu anggota MUN yang juga merupakan artis ternama, mengungkapkan rasa bangganya dengan organisasi ini. “Berkah untuk bangsa,” ungkap Sandy. Melalui pesan tersebut, Sandy berharap agar MUN dapat terus berkontribusi pada kemajuan bangsa dan mempererat tali persaudaraan antar umat.

 

Ali Syarif, anggota MUN lainnya, memberikan semangat kepada para ulama dengan mengatakan, “Nyiap Grak Kang Kiyai,” sebuah ungkapan dalam grup WhatsApp MUN yang penuh semangat untuk terus maju dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

Setelah Munas yang penuh dinamika ini, MUN semakin berkomitmen untuk mengembangkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan dakwah yang moderat. Ke depan, MUN juga akan lebih memperkuat posisi ulama sebagai agen perdamaian dan penguatan kebangsaan, guna menjaga Indonesia tetap bersatu dan sejahtera.

 

Dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung, Majelis Ulama Nusantara siap untuk menjadi salah satu organisasi yang membawa perubahan positif di tanah air. (AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *