Ketua Tanfidziyah PWNU Banten KH. Hafis Gunawan Ajak Perkuat Pendidikan Berbasis Hati di Hardiknas 2026

BANTENMataElang24.com, Momentum Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026 dimanfaatkan oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH. Hafis Gunawan, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat peran pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembinaan hati dan akhlak.

 

Dalam pesan reflektifnya, KH. Hafis Gunawan menekankan bahwa pendidikan sejati harus mampu menyentuh dimensi ruhani peserta didik. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari kecerdasan akal semata, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai moral dan spiritual tertanam dalam diri generasi muda.

 

“Mendidik dengan hati, bukan sekadar kewajiban. Mengajar dengan keteladanan, bukan hanya kata-kata,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki keteguhan iman, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, pendidikan yang hanya menumbuhkan aspek intelektual tanpa diimbangi pembinaan hati akan melahirkan generasi yang kehilangan arah.

 

Dalam narasi yang disampaikan, KH. Hafis Gunawan juga mengutip hikmah dari Jalaluddin Rumi yang menegaskan pentingnya mendahulukan pendidikan hati sebelum akal. Nilai ini dinilai sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern yang kerap terjebak pada capaian akademik semata.

 

Selain itu, ia mengajak para pendidik untuk terus optimis dan tidak mudah pesimis dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan. Menurutnya, peran guru dan tenaga pendidik sangat strategis dalam membentuk karakter bangsa yang berakhlakul karimah.

 

Doa pun dipanjatkan agar ilmu yang dimiliki menjadi berkah dan diamalkan dengan penuh keikhlasan, serta melahirkan generasi yang shalih dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan agama.

 

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung semangat “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang sejalan dengan visi Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban melalui pendidikan yang berakar pada tradisi, ilmu, dan akhlak.

 

KH. Hafis Gunawan berharap, momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial.

 

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *