Ketum BKN Cak OFi Apresiasi Langkah Prabowo Berantas Korupsi: “Kesejahteraan Rakyat Mulai Terasa Nyata”

JakartaMataElang24.com, Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Cak OFi, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi merupakan tonggak penting dalam membangun ekonomi yang lebih adil dan menyejahterakan rakyat. Menurutnya, keberanian Prabowo membentuk tim audit subsidi BBM bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa adalah gebrakan nyata yang membuka tabir transparansi publik, termasuk temuan mengejutkan bahwa harga dasar Pertalite hanya sekitar Rp4.000 per liter.

 

“Langkah Pak Prabowo ini bukan hanya soal audit BBM, tapi tentang keberanian membuka kebenaran yang selama ini tertutup oleh kepentingan politik dan mafia anggaran,” ujar Cak OFi di Jakarta, Selasa (21/10).

 

Menurutnya, dengan pembentukan tim audit tersebut, pemerintah kini bisa mengoreksi kebijakan subsidi energi agar benar-benar tepat sasaran dan tidak menjadi ladang permainan koruptor.

“Jika kebocoran subsidi bisa ditekan, maka otomatis kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Uang rakyat yang selama ini tersedot untuk permainan mafia, bisa kembali ke sektor publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” tegasnya.

 

Cak OFi juga mengapresiasi hasil kerja nyata pemerintah yang berhasil menekan angka korupsi dan memperkuat pondasi ekonomi nasional dalam satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.

“Data ekonomi menunjukkan hasilnya: inflasi terkendali di 2,65 persen, defisit APBN turun hingga 1,56 persen dari PDB, pengangguran menurun ke 4,76 persen, dan kemiskinan mencapai titik terendah sepanjang sejarah, yakni 8,47 persen. Ini bukan kebetulan, tapi hasil dari pemerintahan yang bersih dan tegas terhadap korupsi,” ucapnya.

 

Lebih lanjut, Cak OFi menilai pengembalian uang negara hasil korupsi oleh Kejaksaan Agung sebesar lebih dari Rp13 triliun merupakan bukti kuat bahwa pemerintahan saat ini benar-benar bekerja untuk rakyat.

“Bayangkan, uang sebesar itu setara dengan pembangunan delapan ribu sekolah atau pemberdayaan jutaan nelayan dan petani. Inilah makna sesungguhnya dari keadilan sosial yang mulai diwujudkan oleh Prabowo,” kata Ketum BKN itu.

 

Cak OFi menegaskan bahwa pemberantasan korupsi adalah bentuk jihad kebangsaan yang harus terus dijaga. Ia menilai langkah-langkah tegas yang diambil Prabowo bukan semata penegakan hukum, tetapi juga strategi ekonomi nasional jangka panjang.

“Setiap rupiah yang diselamatkan dari tangan koruptor adalah napas baru bagi rakyat kecil. Dan saya yakin, dengan gaya kepemimpinan yang tegas dan berani seperti ini, Indonesia akan melangkah pasti menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

 

Dalam pidato terbarunya, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keberhasilan penegak hukum bukan hanya soal angka, tapi tentang keberpihakan pada rakyat.

 

“Kalau kita lihat uang hasil sitaan itu, sama saja dengan memperbaiki ribuan sekolah dan menghidupkan jutaan nelayan. Saya greget, kalau bisa kita kejar terus kekayaan yang diselewengkan,” tegas Presiden Prabowo.

 

Cak OFi menilai pernyataan tersebut menggambarkan kesungguhan hati seorang pemimpin yang tidak hanya berani, tapi juga memiliki visi kemanusiaan yang kuat.

“Prabowo sedang mengembalikan marwah negara — bahwa kekayaan bangsa ini harus dinikmati rakyat, bukan segelintir elit atau mafia kebijakan,” pungkasnya.

 

Redaksi MataElang24.com

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *