Kemiri, Tangerang – MataElang24.com, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kecamatan Kemiri sukses melaksanakan program bersih-bersih masjid di Masjid Jami’ Roudhotul Janah, Kampung Gabusan, RT 16/RW 03 Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, pada Jumat (3/1/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.30 WIB ini berlangsung lancar dan kondusif, diinisiasi oleh Ketua LTMNU Kecamatan Kemiri, Ahmad Jaelani, bersama jajaran.

Ahmad Jaelani menyampaikan harapannya agar program ini dapat berlanjut secara bergilir di seluruh desa se-Kecamatan Kemiri. “Muara segala kebaikan itu dapat dilihat dari kondisi masjid dan jamaahnya. Semakin baik kondisi masjid, insya Allah semakin baik pula kondisi jamaah dan masyarakatnya,” ujar Jaelani.
Mewakili Kepala Desa Rancalabuh, Ahmad Wahyudin menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan semacam ini. “Kami siap mendukung sesuai kemampuan karena kegiatan seperti ini membawa keberkahan untuk kita semua,” ungkapnya singkat.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Kemiri Hendarto, S.STP., M.Si., yang diwakili oleh staf kecamatan Suhendi, Kepala Desa Rancalabuh A. Nawadir yang diwakili oleh staf desa A. Wahyudin, Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri Ahmad Mujib, serta warga sekitar yang antusias ikut berpartisipasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Mujib, Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, juga memberikan paparan singkat mengenai sejarah berdirinya LTMNU dan visi misinya. Ia menjelaskan bahwa LTMNU dibentuk oleh para pendiri Nahdlatul Ulama untuk kemaslahatan umat. Lembaga ini bertujuan merevitalisasi fungsi masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mencerminkan doa dan harapan jamaahnya.
Ahmad Mujib menambahkan, pelaksanaan kegiatan LTMNU mencakup tujuh unsur program utama yang diambil dari doa keselamatan:
1. Selamat dalam agama (Menjaga Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah)
2. Sehat jasmani (Program kesehatan)
3. Bertambah ilmu (Program belajar mengajar)
4. Berkah rezeki (Program ekonomi masjid)
5. Taubat sebelum maut (Program menjenguk orang sakit)
6. Rahmat ketika maut datang (Program takziyah)
7. Ampunan setelah maut (Program tahlilan)
“Semua program ini bermula dari masjid dan melibatkan jamaah serta masyarakat sekitarnya,” jelas Ahmad Mujib.
Kegiatan bersih-bersih ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mewujudkan visi tersebut, sekaligus mempererat hubungan antarwarga dan lembaga di Kecamatan Kemiri.
(Red.)












