Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu Banten (M3CB) PKC Kecamatan Kemiri Gelar Halal Bihalal dan Pengajian Perdana Pasca Libur Lebaran

 

Kemiri, TangerangMataElang24.com, Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu Banten (M3CB) PKC Kecamatan Kemiri sukses menggelar acara Halal Bihalal sekaligus Pengajian Perdana setelah masa libur panjang selama bulan Ramadan, Hari Raya Idul Fitri, dan akhir bulan Syawal. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan pada Senin Malam (28/4) di salah satu lokasi pengajian yakni di Majlis Ta’lim Ponpes Assaif desa Klebet Kecamatan Kemiri.

Acara dibuka dengan pembacaan silsilah hadiah puji, Asma Badar, dan doa awal sebagai tanda syukur atas kesempatan kembali berkumpul dalam majelis ilmu. Suasana semakin terasa sakral dengan hadirnya para tokoh dan alim ulama, di antaranya Ketua M3CB PKC Kecamatan Kemiri Ustadz Asep Saefulloh, Penasehat M3CB Ustadz Ahmad Sofwani dan Ustadz Khosyi’in, serta Moderator acara Ustadz Erpan Suntari.

 

Hadir pula Camat Kemiri, Hendarto, S.STP., M.Si., yang dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan keagamaan seperti ini sebagai wadah mempererat ukhuwah Islamiyah serta membangun karakter masyarakat yang religius. Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, Ustadz Ahmad Mujib ditengah kesibukannya, juga turut hadir yang memberi kesan tentang pentingnya kesinambungan majelis ilmu di tengah-tengah masyarakat.

 

Dalam acara inti, Ustadz Ahmad Sofwani membawakan pembacaan dan kajian Kitab I’anatut Tholibin, kitab klasik rujukan fiqih Syafi’iyyah, yang disimak dengan antusias oleh para peserta yang datang tidak hanya dari Kecamatan Kemiri, tetapi juga dari berbagai kecamatan sekitarnya.

 

Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama, memohon keberkahan dan kelancaran untuk aktivitas pengajian ke depan. Kebersamaan semakin terasa akrab saat seluruh peserta menikmati makan bersama, mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin.

 

Melalui kegiatan ini, M3CB PKC Kecamatan Kemiri berharap semangat menuntut ilmu dan menjaga ukhuwah di tengah masyarakat terus tumbuh dan berkembang, menjadi pondasi kokoh dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.

 

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *