Kemiri Tangerang – MataElang24.com, Selasa 14 Januari 2025, Seorang pemimpin yang baik bukan hanya diukur dari prestasi atau jabatan yang diembannya, tetapi juga dari kedekatannya dengan masyarakat. Camat Kemiri, Hendarto, S.STP., M.Si., melalui kesederhanaan dan kebersahajaannya, memberikan contoh nyata tentang bagaimana seorang pejabat publik harus berinteraksi dengan masyarakat. Hal ini terbukti dalam kehadirannya di acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan di Kecamatan Kronjo, pada 14-19 Januari 2025.

Kesederhanaan yang Menginspirasi
Camat Hendarto menunjukkan betapa pentingnya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat tanpa perlu mengedepankan kesombongan atau jarak yang terlalu jauh. Ada beberapa hal menarik yang menjadi sorotan publik mengenai sikap dan perilaku Camat Kemiri selama kegiatan Pembukaan MTQ ini dan Momentum Sebelumnya :
1. Menggunakan Sepeda Motor Sederhana
Camat Kemiri Hendarto hadir di acara pembukaan MTQ dengan menggunakan sepeda motor sederhana milik seorang pegawai kecamatan. Bahkan, beliau tidak ragu untuk menyetir sendiri motor tersebut dan berboncengan dengan pemiliknya. Ini menjadi simbol kesederhanaan dan kedekatan dengan masyarakat, tanpa ada perasaan lebih atau membedakan diri dengan mereka.
2. Ngopi Bareng Tanpa Rasa Segan
Dalam kesempatan lain, Camat Hendarto terlihat ngopi bareng dengan Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, di pinggir jalan, tanpa ada rasa segan, sungkan, atau ragu. Ini menggambarkan betapa beliau tidak membatasi diri dalam berinteraksi dengan siapapun, bahkan di tempat umum sekalipun.
3. Tidak Ada Sikap Arogansi
Salah satu hal yang sangat mengesankan adalah sikap Camat Hendarto yang tanpa batas dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Beliau tidak menunjukkan sikap arogansi, meskipun berjumpa dengan kawan lama ataupun saat berada di tempat umum. Ini menunjukkan bahwa kerendahan hati adalah bagian dari gaya kepemimpinannya.
4. Memberikan Warna Kebahagiaan bagi Orang di Sekitarnya
Camat Hendarto mampu memberikan warna kebahagiaan kepada setiap orang yang berinteraksi dengannya. Baik itu masyarakat, rekan kerja, atau pejabat lainnya, beliau selalu berhasil membuat orang merasa nyaman dan dihargai.
5. Mengutamakan Kehadiran dalam Acara Keagamaan
Meskipun sibuk dengan tugas sebagai Camat, beliau tidak pernah menunda untuk hadir dalam acara-acara keagamaan yang diselenggarakan oleh masyarakat, seperti PHBI dan acara keagamaan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa beliau sangat menghargai dan mendukung kegiatan keagamaan di wilayahnya, tanpa mengabaikan tugas pokok dan fungsi sebagai pejabat publik.
Peserta MTQ yang Antusias
Pada acara MTQ ke-55 yang digelar di Kecamatan Kronjo, tercatat ada 35 peserta dari Kecamatan Kemiri yang akan berkompetisi dalam 8/9 cabang perlombaan. Camat Hendarto bersama seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Kemiri turut hadir dalam acara ini untuk memberikan dukungan kepada kafilah Kecamatan Kemiri yang berpartisipasi.
> “MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momen untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memupuk semangat masyarakat dalam mendalami Al-Qur’an. Kami bangga bisa berpartisipasi dan mendukung acara ini,” ujar Camat Hendarto saat memberikan statement ke awak media ini.
Kehadiran Pejabat Lainnya
Selain Camat Kemiri, acara pembukaan MTQ juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari Kecamatan Kemiri, di antaranya Sekretaris Camat, Kasie Trantib dan Umum, Kepala Desa Klebet, Kepala Desa Patramanggala, Kepala Desa Karang Anyar, Kepala Desa Rancalabuh, serta Kepala Desa Legok Sukamaju, yang turut memberikan dukungan terhadap acara ini. Ketua DMI Kecamatan Kemiri, Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, Ketua PMI Kecamatan Kemiri, serta tim penyuluh dari KUA Kecamatan Kemiri juga turut hadir meramaikan acara ini. Turut hadir pula kafilah kecamatan lain selain kecamatan kemiri se-kabupaten Tangerang.
Pesan Moral dari Camat Kemiri
Kehadiran Camat Hendarto yang sederhana namun penuh makna memberikan pesan moral yang kuat bagi semua khususnya kafilah kecamatan kemiri. Sebagai seorang pemimpin dikecamatan Kemiri, beliau menunjukkan bahwa kepemimpinan yang baik bukan hanya melalui jabatan atau prestasi, tetapi melalui perilaku yang bermasyarakat dan merangkul semua lapisan masyarakat tanpa memandang status atau kedudukan.
“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu merasakan apa yang dirasakan rakyatnya, yang selalu dekat dengan mereka, dan yang selalu memberikan contoh nyata dalam setiap tindakannya,” pungkas Camat Hendarto.
Dengan sikap rendah hati dan penuh perhatian terhadap masyarakat, Camat Hendarto telah membuktikan bahwa menjadi pejabat publik tidak hanya tentang menjalankan tugas administratif, tetapi juga tentang membangun koneksi emosional dan sosial dengan masyarakat.
Penulis: AM-02












