Tangerang – MataElang24.com, Aksi Protes jilid2 digelar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) dan Masyarakat di pertigaan kampung Melayu kec.Teluk Naga kab.Tangerang Tabur Bunga dan Keranda serta pembakaran Ban adalah Bentuk Ekpresi ketidakpuasan terhadap pemerintah Daerah Selasa(05/11/2024)

Unjuk rasa Dalam Orasinya SEMMI dan masyarakat mendesak Pj Bupati Tangerang mundur karena dinilai gagal mengatasi masalah operasional truk.
ADITYA Nugraha sekretaris SEMMI
Mereka menganggap bahwa Bupati tidak mampu menjalankan peraturan daerah terkait pembatasan jam operasional truk, yang berdampak pada gangguan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Indri Damayanthi
Ketua SEMMI Cabang Tangerang Dalam Orasinya”Masyarakat harus sadar keselamatan kita ditentukan oleh kita, mereka mau pajak nya saja Sambil Tangan mengepal” buat apa ada peraturan tapi tidak dijalan kan ‘Pungkasnya
Dampak dari Aksi Unjuk Rasa ini menunjukkan bahwa masyarakat, terutama mahasiswa, merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah daerah dalam menangani masalah yang mereka hadapi. Aksi ini juga bisa menjadi tekanan bagi pemerintah untuk segera mencari solusi atas permasalahan tersebut. Diharapkan akan ada dialog antara perwakilan mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah untuk mencari solusi bersama.
Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang telah dibuat dan mencari cara untuk meningkatkan efektivitasnya. Aksi ini bisa menjadi momentum untuk perubahan ke arah yang lebih baik, di mana pemerintah lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Bbg/041












