Jakarta – MataElang24.com, Majelis Ulama Nusantara (MUN) kembali menunjukkan semangatnya dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berkembang. Dalam sebuah pesan yang penuh semangat, Kyai HM. Rd. Abdurrozaq L Muftiy, salah satu tokoh penting dalam kepengurusan MUN, menyampaikan dorongan kuat untuk tetap konsisten dalam menegakkan kebenaran dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Manusia hadir dengan segala kepentingannya, pola pikir, prasangka, dan pemahaman. Maka, saya berharap kepada saudaraku sekalian, yang berada dalam kepengurusan MUN, untuk tidak lagi menutup-nutupi atau malu-malu jika ada yang menganggap MUN hadir sebagai pesaing MUI,” ungkap Kyai Abdurrozaq dalam sambutannya.
Meskipun MUN tidak dilahirkan dengan tujuan untuk menyaingi MUI, Kyai Abdurrozaq menyadari bahwa pandangan seperti itu mungkin timbul karena kemajuan zaman yang begitu pesat. “Tidak terlalu salah anggapan mereka akan hal itu, karena kenyataan zaman mengatakan untuk itu. Siapapun yang kurang peka terhadap apa yang dibutuhkan zaman, akan ditinggalkan oleh waktu. Itulah ciri dari kemajuan sebuah peradaban,” lanjutnya.
Sebagai sebuah organisasi yang lahir di tengah era modern, MUN siap menantang perkembangan zaman, menghadapi revolusi sosial, serta berkompetisi dengan siapapun dalam upaya *amar ma’ruf nahi munkar*, sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. “Fastabiqul khairat” menjadi semboyan MUN dalam mendukung NKRI yang lebih baik, dalam keridhaan Allah SWT.
Kyai Abdurrozaq menegaskan pentingnya keberanian untuk bergerak maju dan tidak takut menghadapi tantangan zaman. “Jangan ragu untuk maju dan terus berjalan, karena jika kita ragu, kita akan tertinggal ‘kereta’ zaman,” ujarnya. Ia juga mengingatkan agar tidak malu untuk menyatakan dengan bangga, “Aku adalah MUN,” agar loyalitas dan kesetiaan bersama dapat terbangun dengan kuat.
Menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, MUN diharapkan bisa tampil dengan ketegasan, keberanian, serta inovasi yang didukung oleh ilmu pengetahuan, teknologi, dan kematangan psikologis untuk tetap bisa diandalkan dalam menyuarakan kebaikan. “Kami berani dan siap untuk bisa diandalkan,” tutup Kyai Abdurrozaq, menunjukkan komitmen MUN untuk terus berjuang demi kebaikan bangsa.
Semangat MUN yang terus menyiarkan pentingnya peran ulama dalam kemajuan zaman dan menjaga NKRI menjadi bukti nyata dari perjuangan organisasi ini untuk menghadapi tantangan yang ada. (AM-02)












