Seorang Pria Pekerja Teratak di Lindas Kerata Api di Kota Tebing Tinggi

 

Mataelang24.com l. Tebing Tinggi, Malang Benar Nasib Seorang Pemuda Pekerja Teratak di Kota Tebing Tinggi, Budi Alan Kesuma (17) Penduduk Jln Pulau Buruh Lk V Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota TebingTinggi Sumatera utara di ketahui meninggal dunia dengan tragis setelah digilas Kerata api di Perlintasan Rel Kereta Api ( KA ) 03 + 100 petak Jalan Sta Tebing Tinggi Sta Baja Lingge minggu malam sekira pukul 23.00 Wib .

Peristiwa tersebut diketahui berawal dari ada nya informasi masyarakat yang masuk ke Polsek Padang Hulu Polres Tebing Tinggi , Hal tersebut di benar kan oleh Kapolsek Padang Hulu AKP. M. Samosir , menerima informasi tersebut Kapolsek bersama Personil piket langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) selanjutnya olah TKP dan proses evakuasi terhadap jasad korban ke rumah sakit Bhayangkara Tk III Kota Tebing-Tinggi Sumut guna di lakukan visum .

Menurut saksi mata yang melihat kejadian tragis tersebut Ganang (14) dan Haikal warga jalan Pulau Sumatera lk IV Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi mengisahkan sebelum mejadian naas tersebut , Mereka berboncengan sepeda motor dan melihat korban Budi Alan Kesuma (17) Tidur Tiduran di P
perlintasan Rel Kereta Api di duga akibat kecapean saat beraktifitas memasang teratak .

Saksi mata Ganang (14) dan Haikal (14) Yang melihat Kereta Api akan melintas spontan kedua nya berteriak mengingatkan korban agar secepatnya menghindar dari Rel Kereta Api , Korban tetap saja tidak mengindah kan peringatan tersebut di duga korban sudah tertidur lelap akibat kecapean memasang teratak .

Malang tak dapat ditolak Kereta Api penumpang Siantar Ekspres U 80 F dari arah Tebing-Tinggi menuju Pematang Siantar sudah begitu dekat dengan korban sementara kedua saksi sudah tidak ada waktu lagi untuk membangun kan korban akibat jarak Kereta Api yang S
sudah begitu dekat , tubuh korban akhirnya terlindas dan terseret Kereta Api sejauh 500 meter tempat kejadian.

Hingga saat ini Polisi masih mendalami serta menyelidiki peristiwa naas tersebut ,Kita akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku ujar Kapolsek Padang Hulu AKP. M. Samosir kepada Awak Media mata elang

(K.Saragih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *