Kabupaten Tangerang — MataElang24.com, Kegiatan Kajian Rutin KBNU Kabupaten Tangerang bersama DPD M3CB kembali digelar dengan penuh kekhidmatan pada Senin malam (27/4/2026). Bertempat di Masjid Al-Badar 2 yang berada di dalam kompleks pondok pesantren, acara ini menjadi magnet spiritual dan intelektual bagi para santri, kiai, dan jamaah dari berbagai wilayah.
Tradisi keilmuan khas Ahlussunnah wal Jama‘ah tampak kuat sejak awal acara. Kegiatan dibuka dengan pembacaan silsilah (nasab keilmuan para masyayikh) yang dilanjutkan dengan lantunan Asma Badar, menghadirkan suasana haru sekaligus penuh keberkahan. Pembukaan ini sekaligus menegaskan pentingnya sanad keilmuan dalam menjaga kemurnian ajaran Islam di kalangan Nahdliyyin.
Setelah itu, tuan rumah memberikan sambutan hangat, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya majelis ilmu yang terus istiqamah menjadi ruang penguatan akidah dan fiqih masyarakat. Kegiatan seperti ini dinilai penting dalam menjaga tradisi pesantren yang telah lama menjadi pilar keislaman di Banten.
Memasuki inti acara, para peserta mengikuti pembacaan dan pengkajian kitab Fathul Mu’in, salah satu rujukan utama dalam mazhab Syafi‘i. Dalam sesi ini, dibahas persoalan fiqih secara mendalam, termasuk kutipan ibarah yang mengulas tentang keabsahan bacaan dalam shalat dan kaitannya dengan qira’at yang tidak mutawatir.
Suasana semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab (bahtsul masail). Para jamaah antusias mengajukan pertanyaan yang terbagi dalam tiga pendekatan:
Lafdziyah (analisis teks dan redaksi)
Murodiyah (pemahaman makna yang dimaksud)
Waqi’iyah (penerapan dalam realitas kehidupan)
Diskusi berlangsung dinamis namun tetap dalam koridor ilmiah khas pesantren, menunjukkan kuatnya tradisi intelektual yang terus dijaga oleh para ulama dan santri.
Sebagai penutup, seluruh jamaah berdiri bersama melantunkan lagu kebangsaan Nahdliyyin, “Ya Lal Wathon”, yang menggugah semangat cinta tanah air dan komitmen menjaga NKRI. Suasana haru dan semangat kebangsaan berpadu menjadi penutup yang mengesankan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum kajian, tetapi juga wadah silaturahmi dan penguatan nilai-nilai keislaman moderat di tengah masyarakat. Sebagaimana kegiatan-kegiatan M3CB sebelumnya yang mampu menghimpun jamaah dalam jumlah besar dan memperkuat ukhuwah Islamiyah, kajian rutin ini kembali menegaskan peran penting majelis ilmu dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak.
Dengan konsistensi kegiatan seperti ini, KBNU Kabupaten Tangerang bersama M3CB diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jama‘ah di Banten.
(AM-02)












