Keren! Cak OFi Gelar Ngaji Ekonomi Kampung Family Kediri, Ruang Silaturahmi dan Pemberdayaan UMKM Setiap Padhang Bulan

KEDIRIMataElang24.com, Program Ngaji Ekonomi Bareng Cak OFi yang digagas langsung oleh Cak OFi, Owner Kampung Family Kediri, terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Forum kajian yang memadukan nilai-nilai keislaman dan praktik ekonomi ini digelar setiap Padhang Bulan, bertempat di Katang, Kediri (sebelah Masjid Al-Habibi), dengan konsep santai, inklusif, dan penuh keberkahan.

 

Sosok Cak OFi: Aktivis, Penggerak Ekonomi, dan Jembatan Silaturahmi Nasional

 

Cak OFi yang memiliki nama lengkap Muhamad Rofi Mukhlis dikenal luas sebagai sosok muda Nahdliyyin yang aktif di berbagai ruang sosial, keagamaan, dan ekonomi kerakyatan. Latar belakang kehidupannya ditempa dari lingkungan pesantren dan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah yang kuat, sehingga membentuk karakter kepemimpinan yang membumi, komunikatif, dan berpihak pada rakyat kecil.

 

Dalam perjalanan pendidikannya, Cak OFi menempuh pendidikan formal dan nonformal yang menekankan perpaduan antara nilai keislaman, manajemen, dan penguatan jejaring sosial. Pengalaman tersebut kemudian membawanya aktif di berbagai organisasi strategis, baik di level lokal maupun nasional.

 

Selain dikenal sebagai Owner Kampung Family Kediri–Jakarta Selatan, Cak OFi juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum BKN serta aktif di Lingkar Nahdliyyin (LNU). Perannya tidak hanya sebatas struktural, namun lebih jauh sebagai penghubung (bridge builder) antara dunia pesantren, pelaku UMKM, pengusaha nasional, dan para pengambil kebijakan.

 

Kedekatan Cak OFi dengan sejumlah petinggi PBNU, pejabat pemerintahan, hingga pengusaha besar nasional, dimanfaatkan secara produktif untuk membuka akses, peluang, dan jejaring ekonomi bagi masyarakat akar rumput. Pendekatan ini sejalan dengan spirit NU yang menekankan maslahah, pemberdayaan umat, dan kemandirian ekonomi berbasis nilai.

 

Antusias Peserta dari Berbagai Wilayah

 

Pada pertemuan terbaru, puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri tercatat akan hadir. Mereka berasal dari wilayah Kayen Kidul, Pare, Kandat, Semen, Banyakan, Ngasem, Ngancar, Purwoasri, Gampengrejo, Mojoroto, hingga Katang. Kehadiran lintas wilayah ini menunjukkan bahwa Ngaji Ekonomi tidak hanya diminati warga sekitar, tetapi juga menarik perhatian masyarakat luas yang ingin belajar ekonomi dengan pendekatan nilai dan akhlak.

 

Panitia mencatat 41 peserta telah terdaftar, dan pendaftaran masih dibuka dengan batas maksimal hanya 99 peserta. Pembatasan ini ditegaskan panitia sebagai upaya menjaga kualitas kajian, efektivitas diskusi, serta kenyamanan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.

 

Kegiatan Ngaji & Belajar Ekonomi bareng Cak OFi dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Selain kajian, peserta juga disuguhi makan dan ngopi gratis, dengan semangat kebersamaan khas Kampung Family, disertai komitmen kemandirian melalui ketentuan cuci piring sendiri.

 

Berawal dari Haul Gus Dur ke-16

 

Cak OFi mengungkapkan bahwa program Ngaji Ekonomi Kampung Family lahir dari pengalaman sosial yang sangat membekas. Momentum tersebut berawal dari pelaksanaan Haul Gus Dur ke-16, yang kala itu diwarnai aksi nyata berbagi dengan masyarakat melalui penyediaan 2.025 porsi makan gratis bagi jamaah dan warga yang hadir.

 

“Awalnya itu ketika Haul Gus Dur ke-16 kemarin. Saya berencana mengumpulkan UMKM-UMKM, termasuk UMKM Kampung Family. Ada juga pendatang-pendatang baru yang nasib ekonominya berubah menjadi lebih baik. Kebetulan saya punya tenda-tenda untuk jualan, dan ternyata antusiasmenya sangat tinggi,” ujar Cak OFi.

 

 

 

Dari momentum tersebut, ia melihat kebutuhan akan ruang edukasi ekonomi yang tidak semata membahas keuntungan, tetapi juga keberkahan, kejujuran, dan keberpihakan pada ekonomi rakyat.

 

“Dari situlah muncul gagasan, kenapa tidak dibuat forum rutin yang isinya ngaji sekaligus belajar ekonomi. Supaya usaha jalan, iman juga tumbuh,” tambahnya.

 

 

 

Ikhtiar Membumikan Ekonomi Islami

 

Ngaji Ekonomi Kampung Family diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi pelaku UMKM, generasi muda, dan masyarakat umum yang ingin menata ekonomi dengan landasan iman dan ilmu—sejalan dengan nilai yang diajarkan para ulama Aswaja bahwa al-barakah muqaddamah ‘ala al-katsrah (keberkahan lebih utama daripada sekadar banyaknya keuntungan).

 

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan ini, panitia mengimbau untuk segera mendaftar mengingat kuota peserta dibatasi hanya 99 orang. Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui Info Hub: 0815 3546 7676.

 

Dengan semangat ngaji, belajar, dan berbagi, Ngaji Ekonomi Kampung Family Kediri terus berikhtiar menghadirkan ekonomi Islam yang membumi, relevan, dan berdampak nyata bagi umat.

 

Redaksi MataElang24.com

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *