Pengajian Rutin Bulanan Kecamatan Kemiri Hadirkan Wajah Baru: Ruang Aspirasi untuk Lembaga dan Ormas

Kemiri, TangerangMataElang24.com, Pemerintah Kecamatan Kemiri kembali menggelar Pengajian Rutin Bulanan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan. Namun, ada yang berbeda pada gelaran kali ini. Selain sebagai ruang penguatan spiritual, pengajian juga menjadi wadah partisipatif bagi lembaga dan organisasi kemasyarakatan untuk menyuarakan aspirasi dan program kerja mereka.

Acara dibuka secara khidmat oleh Ust. Abdul Majid selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil oleh Ust. Drs. Muktamar. Ratusan peserta dari berbagai unsur hadir, mulai dari lurah, ketua ormas, kepala KUA, tokoh agama, hingga kepala sekolah.

 

Camat Kemiri, Hendarto, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang hadir, termasuk perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Kemiri.

 

“Kami ingin ada suasana baru dalam pengajian kali ini. Maka kami beri waktu lima menit untuk masing-masing ketua lembaga dan ormas menyampaikan aspirasi atau program kerja mereka,” ungkap Camat Hendarto.

 

Langkah ini disambut positif oleh para tokoh yang hadir. Kepala KUA Kemiri, H. Syarif, dalam sambutannya mengangkat nilai-nilai sejarah halal bihalal yang dicetuskan para ulama besar seperti KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Abdul Wahab Hasbullah.

 

Ketua BAZNAS, Drs. Ust. Adung Abdul Haris, juga menyampaikan bahwa kendati dana terbatas, pihaknya tetap mengutamakan kebermanfaatan program. “Setiap tahun kami menerima sekitar Rp 150 juta dari kabupaten. Kami sadar belum semua kebutuhan terakomodir, tapi semangat kebersamaan dan nilai agama tetap jadi pondasi utama,” ujarnya.

 

Ketua MWCNU Kemiri, Ust. Ahmad Mujib, menyoroti pentingnya peningkatan partisipasi dalam kegiatan ini. Ia mendorong Kecamatan agar menghadirkan kepala desa dan jajaran serta perwakilan ormas tingkat desa di setiap pengajian bulanan. “Kajian ruhani tak kalah penting dari urusan pemerintahan, ini untuk membentuk masyarakat yang religius,” tegasnya.

 

Sementara itu, Ketua DMI, Ust. Muktamar, menjelaskan progres bantuan untuk masjid. Dari total 28 masjid dan 114 mushola yang tercatat, hampir seluruhnya telah menerima bantuan kecuali tujuh masjid yang masih terkendala izin lahan dan bangunan. “Bantuan akan bergilir, tahun ini giliran Masjid Baiturrahim Kampung Benyawakan, Desa Klebet,” katanya.

 

Ketua PMI dan PWRI, H. Udi Ahmad Purwadi, menyampaikan semangat silaturahmi dan kebersamaan. Sementara Ketua LPTQ, Ust. Abdul Majid, memastikan bahwa MTQ akan kembali digelar dalam waktu dekat.

 

Dari sektor pendidikan, Kepala SMA Negeri 26 Kemiri menginformasikan penerimaan peserta didik baru pada Juni mendatang. “Sekolah kami telah terakreditasi A, dan alhamdulillah tahun ini tiga siswa kami lolos ke PTN. Pendaftaran tetap mengikuti zonasi dan tidak ada pungutan, kecuali urunan untuk mushola karena tidak ada bantuan,” ujarnya.

 

Sebagai penutup, Ketua MUI Kecamatan Kemiri, KH. Hasun Ma’ruf, memberikan tausiyah penuh makna. Ia mengangkat hikmah silaturahmi dari kisah Nabi Daud AS serta hadits Nabi Muhammad SAW:

“Kebahagiaan seseorang ada pada tiga hal: tepat janji, bersyukur, dan sabar dengan apa yang belum dimiliki.”

 

Dengan konsep baru ini, Pengajian Rutin Kecamatan Kemiri tidak hanya memperkuat iman, tapi juga menjadi ruang kolaborasi yang konstruktif antar pemangku kepentingan masyarakat.

 

Turut hadir pula Sekcam Kemiri Imam Bahlawi, SKM., M.Si., Stap Pemerintah Kecamatan Kemiri Ahmad Hilman, SH., dan Kasi Pemberdayaan Angger aifadnan, S.Kom., Jajaran Pegawai Kecamatan dan Satpol-PP Kecamatan Kemiri Serta beberapa awak Media

 

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *