Sosial  

Gus Irfan Wesi Soroti “Syariat Baru” yang Dinilai Menyesatkan Umat

JakartaMataElang24.com, Tokoh muda Nahdliyin yang dikenal kritis terhadap penyimpangan ajaran Islam, Gus Irfan Wesi (GIW) kembali melontarkan kritik tajam terhadap munculnya paham yang dianggap menyimpang dari ketentuan syariat Islam.

 

Dalam pernyataannya, GIW menyoroti adanya ajaran yang diklaim bersumber dari sebagian kitab kalangan kabib, yang menyebut bahwa ziarah ke makam kabib dapat menghapus seluruh dosa hingga bersih seperti bayi yang baru lahir.

 

“Syariat model apa lagi ini? Kok ada ajaran yang begitu mudah menghapus dosa hanya dengan ziarah makam, tanpa taubat dan ibadah seperti yang diperintahkan Allah dan Rasulullah ﷺ. Kalau begini, puasa Ramadhan bisa-bisa dianggap tak perlu lagi,” tegas Gus Irfan Wesi.

 

GIW menilai, paham seperti ini merupakan bentuk penistaan terhadap ajaran Islam yang sejati dan dapat menjerumuskan umat. Ia bahkan menyebut pengusung ajaran tersebut sebagai “pembuka pintu Dajjal” karena mengubah hukum-hukum Allah dengan konsep kemudahan semu yang menyesatkan.

 

“Para pengasong syariat Dajjal seperti ini memang cepat mendapat banyak pengikut, karena ajarannya serba mudah dan memanjakan hawa nafsu. Tapi jelas-jelas ini melawan syariat Allah dan Rasul-Nya,” pungkas GIW.

 

Gus Irfan menegaskan, umat Islam harus kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah, bukan kepada ajaran baru yang tak bersumber dari keduanya. Ia mengingatkan agar umat tidak mudah terbuai dengan klaim spiritual yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar agama.

 

 

(AM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *