Citangkil Cilegon — MataElang24.com, Pikiran memiliki peran sentral dan pengaruh besar terhadap pembentukan kebudayaan. Pikiran dapat membentuk nilai, norma, tradisi dan perilaku masyarakat yang kemudian menjadi bagian dari kebudayaan dan identitasnya. Tidak jarang kemudian pikiran tersebut dihubung-hubungkan dengan kepercayaan dan agama tertentu sehingga pemikiran tersebut semakin kokoh turun temurun di masyarakat.
Kapan suatu kebudayaan dapat berubah ? Ketika ada pemikiran baru yang dianggap idealis dan pragmatis dengan segala argumentasinya yang mampu mengubah pemikiran lama. Karena itu perubahan dimulai dari ide atau pikiran.
Ubahlah pikiran maka akan mengubah kebudayaan. Disinilah konflik sering terjadi antara pemikiran lama yang biasa disebut dgn istilah pikiran kolot dengan pikiran baru yang biasa disebut pembaharuan. Tak perlu kagetan, hal tersebut biasa terjadi dalam sejarah manusia sebagai evolusi kebudayaan yang tak jarang bersifat revolusioner.
@Alwiyan Rakjat Biasa












