Jakarta – MataElang24.com, Muhammad Rofi’i Mukhlis yang akrab disapa Cak OFi, Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada Sugianto Kusuma (Aguan) atas peresmian Masjid Al-Ikhlas di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, yang baru-baru ini diresmikan oleh Prof. Dr. Nazaruddin Umar, Menteri Agama Republik Indonesia.
Dalam pernyataannya, Cak OFi mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan umat Islam atas berdirinya rumah ibadah tersebut. “Alhamdulillah, Masya Allah, terima kasih Pak Aguan atas peresmian Masjid Al-Ikhlas. Umat Islam sangat-sangat berterima kasih,” ujar Cak OFi.
Ia berharap kebaikan tersebut dapat terus berlanjut dengan pembangunan masjid-masjid lainnya di masa depan. Bahkan, Cak OFi secara khusus menyampaikan harapan agar rencana pembangunan Masjid Agung di lahan seluas 4 hektare di taman Bhinneka Tunggal Ika, kawasan PIK 2, dapat segera terealisasi.
“Semoga Masjid Agung yang sangat besar di lahan 4 hektare, tepatnya di taman Bhinneka Tunggal Ika, kawasan PIK 2, bisa segera terwujud. Ini akan menjadi simbol kuat toleransi dan persatuan,” tambahnya.
Tak lupa, Cak OFi juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Ali Hanafi serta mendoakan keluarga besar Agung Sedayu Group agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan kesuksesan dalam kiprahnya membangun negeri.
“Semoga keluarga besar Agung Sedayu diberikan kesehatan, panjang umur, dan terus berjaya. Terus membangun toleransi antar umat beragama. Keren. Maturnuwun sanget, Pak Aguan,” ucapnya penuh penghargaan.
Sebagai Ketua Umum BKN, Cak OFi menegaskan bahwa doa adalah bentuk penghormatan tertinggi yang bisa dipersembahkan. “Hanya doa yang bisa kami persembahkan untuk Pak Aguan dan keluarga besar PIK Pantai Indah Kapuk,” pungkasnya.
Langkah Peresmian Masjid Al-Ikhlas di kawasan PIK 2 ini dinilai sebagai wujud nyata kontribusi dunia usaha dalam memperkuat harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama, sekaligus memperkokoh nilai kebhinekaan di tengah masyarakat.
Catatan Aswaja (Referensi Ulama Klasik):
Dalam tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, membangun masjid termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ بَنَى لِلَّهِ مَسْجِدًا بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
“Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini mencakup siapa pun yang berkontribusi, baik besar maupun kecil, dalam pembangunan masjid, semuanya mendapat bagian pahala sesuai niatnya.
Redaksi MataElang24.com
(AM-02)












