Daerah  

Tim Formatur dibentuk Pasca Terpilih nya Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziah MWCNU Kecamatan Kemiri Masa Khidmat 2024-2027

Kemiri Tangerang BantenMataElang24.com, setelah acara pelantikan 7 pengurus ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan acara konferensi majlis wakil cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan kemiri yang digelar pada Ahad 2 Juni 2024, maka Kiyai Khosyiin selaku Rais Syuriah dan Ustadz Mujib Selaku Ketua Tanfidziah terpilih, segera membentuk tim formatur sebanyak 5 orang, untuk kemudian melakukan musyawarah bersama, membentuk formasi baru majlis wakil cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan kemiri, pada Selasa 4 Juni 2024 didesa klebet, tepatnya di ponpes Assaif kediaman Ustadz Noval Albandanizi Pukul 22.00 wib sampai dengan Selesai.

 

Kiyai Khosyiin selaku Rais Syuriah menyampaikan beberapa poin penting terkait kepengurusan MWCNU Kecamatan Kemiri masa khidmat 2024-2027 sehingga tim formatur telah disepakati bersama sebanyak 5 orang terdiri dari 1.) Rais Syuriah Kiyai Khosyiin, 2.) Ketua Tanfidziah Ustadz Mujib Naqib, 3 dan 4.) Ketua Tanfidziah Ranting Klebet Ustadz Noval, Ketua Tanfidziah Kemiri Ustadz Helmi, dan 5.) Ust. Erpan Suntari, S.Pd.I.,

 

Di antara poin penting yang disampaikan Kiyai Khosyiin adalah,”pengurus MWCNU Kecamatan Kemiri akan dibentuk sebanyak 20 personil terdiri dari Mustasyar, Syuriah, Katib, A’wan, Tanfidziah, Sekretaris, dan Bendahara disertai dengan wakil dimasing-masing formasi tersebut.”Katanya

 

Ustadz Mujib Naqib selaku Ketua Tanfidziah MWCNU Kecamatan Kemiri mengatakan,”saya sangat setuju dengan masukan bersama yang dicatat oleh Kiyai Khosyiin selaku Rais Syuriah, jumlah dari pengurus MWCNU yang tercatat adalah 20 orang, insya Allah kita ngalap barokah dari sifat wajib bagi Allah SWT yang jumlahnya 20 sifat,”Ujarnya

 

“Nahdlatul Ulama di kecamatan kemiri harus ada penggerak, himmah yang kuat dalam sebuah kebersamaan untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama sangat diperlukan, kita tidak perlu saling mengandalkan satu sama lain, yang kita perlukan adalah sama-sama kita mengandalkan diri masing-masing atas dasar kecintaan kita terhadap Nahdlatul Ulama, insya Allah timbal baliknya disitu bakal ada keseimbangan antara kecintaan dan realisasi apa saja yang bisa kita buktikan secara gotong royong, untuk menjaga Marwah Nahdlatul Ulama yakni turut serta dalam Menjaga NKRI, Islam Ahlussunah wal-jama’ah, dan ikut serta menjadi pemeran di dalam kehidupan bersosial, sehingga mampu secara utuh, rekan-rekan dan Sahabat kita di kepengurusan MWCNU Kecamatan Kemiri ini, nantinya menjadi insan yang bermanfaat untuk masyarakat banyak, baik dari segi birokrasi kepemerintahan, dari segi keagamaan, maupun dari segi sosial, bahkan di dunia kesehatan dan lain sebagainya.”

 

oleh karenanya, target utama dalam masa khidmat saat ini, saya berharap, program kerja kita yang pertama adalah bergerak bersama-sama untuk memperluas jaringan, setelah kepengurusan ditingkat Ranting atau Desa, kita evaluasi lagi ke Pengurus anak ranting , setelah itu, kita evaluasi kembali untuk pembentukan Badan Khusus NU, evaluasi lagi pembentukan Badan Otonom NU dan Lembaga-lembaga NU , baik di tingkat kecamatan sampai ke tingkat pengurus anak ranting Nahdlatul Ulama.”Ungkap Ketua

 

Dari situ kita bisa melihat, seberapa besar kekuatan warga Nahdliyyin di kecamatan kemiri, barulah kita mulai secara perlahan dan pasti, atas izin Allah SWT dengan mengucap Bismillah, insya Allah program demi program akan terealisasi untuk kemaslahatan umat yang terdiri dari warga Nahdliyyin, baik yang masuk secara struktural maupun yang masih kultural dari Wadah Kebanggaan kita Nahdlatul Ulama. dan tentunya semua itu tidak boleh terlepas dari koridor yang telah ditentukan oleh para Ulama pendiri dan juga Ulama para Penerus, koridor tersebut sudah terhimpun dalam Ad/Art atau lebih dikenal dengan istilah Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama disingkat (Perkum NU).

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *