Bandar Lampung — MataElang24.com, Air mata seorang remaja bernama Gina Dwi Sartika (16) viral di media sosial setelah kisah pilunya sebagai korban perundungan (bullying) di sekolah mencuat ke publik. Bukan hanya karena hinaan teman-temannya, tetapi karena nasib pahit yang menimpanya setelah itu — ia justru dikeluarkan dari sekolah.
Gina, siswi SMP Negeri 13 Bandar Lampung, harus menanggung beban ganda: dihina karena kemiskinan, dan kehilangan haknya untuk belajar.
Dihina Karena Latar Belakang Keluarga
Dalam sebuah video yang beredar, Gina tampak menahan tangis saat mengisahkan pengalaman getirnya. Dengan suara bergetar, ia bercerita bagaimana teman-temannya mengejek pekerjaan ibunya yang sehari-hari mengais rezeki dari barang rongsokan.
“Ngatain orang tua saya miskin, jelek, tukang rongsok. Katanya saya enggak usah belagu,” ujar Gina lirih.
Hinaan itu datang berulang kali, membuat Gina merasa tidak lagi punya tempat di sekolah. Ia sempat berharap guru bisa melindunginya. Namun kenyataan yang terjadi justru di luar dugaan.
Dilaporkan, Lalu Dikeluarkan
Alih-alih mendapat pembelaan, Gina justru mengaku dipulangkan dan tidak diperbolehkan bersekolah lagi setelah mengadukan perundungan yang dialaminya.
“Saya sering di-bully karena orang tua saya pemulung. Pas saya lapor, katanya kalau saya dibela, nanti murid lain bubar. Jadi saya disuruh berhenti sekolah,” ungkap Gina, matanya berkaca-kaca.
Sejak itu, ia tak lagi datang ke sekolah. Kini, hari-harinya diisi dengan diam di rumah bersama ibunya, yang berjuang seorang diri menafkahi enam anak.
Ibunda Gina: Hidup dari Sisa dan Harapan
Sang ibu, Misna Megawati, tak kuasa menahan tangis saat mengisahkan kehidupannya. Ia hanya seorang tukang rongsok yang setiap hari berkeliling mencari sampah plastik dan logam bekas untuk dijual.
“Dapatnya cuma sekitar enam ratus ribu sebulan. Tiga ratus buat bayar kontrakan, sisanya buat beli beras lima kilo. Kadang dua hari enggak makan, utang di warung juga ada,” ucapnya pelan.
Dengan penghasilan sekadarnya, Misna tetap berusaha agar anak-anaknya bisa bersekolah, berharap nasib mereka tidak sama dengannya yang tak bisa baca tulis.
Namun, harapan itu kini nyaris padam.
“Saya cuma mau anak saya sekolah, biar enggak kayak saya. Tapi malah dikeluarin,” katanya sambil menyeka air mata.
Pihak Sekolah Membantah
Menanggapi viralnya kisah Gina, pihak SMP Negeri 13 Bandar Lampung akhirnya buka suara. Wakil Kepala Sekolah, Abdul Rohman, membantah adanya pengeluaran resmi terhadap siswi tersebut.
“Tidak ada pemecatan. Gina itu berhenti sendiri. Kami sudah berusaha menghubungi tapi tidak bisa,” jelasnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Sekolah, Amaroh, yang menegaskan pihaknya tetap membuka pintu bagi Gina untuk melanjutkan pendidikan, bahkan melalui program paket belajar gratis.
“Kami ingin Gina tetap belajar. Kami siap membantu jika ia mau ikut program Paket B,” kata Amaroh.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan Gina memang tidak lagi diterima secara aktif di sekolah, dan keluarganya merasa “disingkirkan dengan halus” tanpa solusi nyata.
Potret Buram Ketimpangan Sosial
Kisah Gina membuka mata publik tentang ketimpangan sosial dan lemahnya perlindungan terhadap siswa miskin di lingkungan pendidikan.
Fenomena bullying yang berakar dari perbedaan status ekonomi masih menjadi luka lama dalam dunia sekolah Indonesia — tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi setiap anak tanpa memandang asal-usul keluarganya.
Kini, setelah harapannya pupus, ibunya berencana mendaftarkan Gina ke program sekolah paket gratis agar ia tetap bisa belajar dan memperjuangkan cita-citanya.
“Kalau saya enggak bisa sekolah, enggak apa-apa. Tapi anak saya jangan sampai putus sekolah juga,” tutup Misna lirih.
Kasus Gina bukan sekadar kisah tentang kemiskinan. Ini tentang hak pendidikan yang terampas dan sistem yang gagal membela mereka yang paling lemah.
Semoga kisah ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa pendidikan bukan hanya untuk yang mampu, tapi juga untuk yang berjuang.
Dari berbagai Sumber
Redaksi Mataelang24.com
(AM-02)
#ginasiswismplampung #mataelang24 #smpn13bandarlampung #viralvideogina












